Semoga dengan adanya cerita-cerita di bawah ini bisa memacu motivasi anda sekalian.. :p

 

Seorang ayah ingin mendidik anaknya yang mempunyai sifat pemarah. Sang ayah memberi 1 buah palu dan 10 buah paku serta berkata, “Setiap kali bila engkau marah , pakukan sebuah paku di tembok kamarmu. Tetapi pada hari engkau dapat menahan amarahmu ‘cabut’ sebuah paku yang telah kamu pakukan di tembok.”

Secara bertahap akhirnya sang anak menyadari bahwa lebih mudah menahan amarah daripada memakukan paku ke tembok. Dua minggu telah berlalu dan sang anak memberi tahu bahwa semua paku sudah tercabut

Kemudian sang ayah mengajak anaknya ke tembok yang pernah di paku dan berkata, ” Anakku, kau telah berhasil meredam amarahmu. Tetapi, lihatlah lubang bekas paku pada tembok itu. Tembok itu tidak akan pernah bisa seperti sebelumnya. Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan, kata-katamu akan meninggalkan bekas seperti lubang bekas paku di hati orang yang mendengarnya. Tidak peduli berapa kali kamu meminta maaf, luka itu tetap ada dan membekas di hatinya.

BERHIKMAT DAN BERJENGGOT
Dalam budaya Cina kuno, jenggot seseorang sering dihubungkan dengan hikmat dan kebijaksanaan. Cendekiawan yang berhikmat dan bijaksana biasanya memelihara jenggot untuk menambah kewibawaannya.

Pada suatu waktu seorang raja di Cina mengutus seorang cendekiawan muda untuk menemui raja dari negara tetangganya.

Pada waktu menerima utusan itu, raja tersebut terheran dan bertanya, “Apakah negaramu kekurangan cendekiawan sehingga ia mengutus seorang lelaki muda yang tidak berjenggot?”

Cendikiawan muda menjawab, ‘Tuan Raja, andaikata tuanku menilai kebijakan dan hikmat seseorang dengan jenggot, beliau akan mengirim kepada tuan seekor kambing jantan

Barang yang Paling Berharga
Di kota Weinsberg (Jerman) terdapat sebuah benteng kuno yang sampai saat ini menjadi tempat tujuan wisata.

Menurut legenda yang beredar, pada tahun 1141, pasukan musuh mengepung benteng dan mengisolasi penduduk kota di dalamnya. Untuk alasan kemanusiaan, komandan tentara musuh mengirim pesan ke dalam benteng bahwa sebelum benteng diserang secara besar-besaran, dia akan membiarkan wanita dan anak-anak meninggalkan benteng dan pergi bebas.

Setelah negosiasi berkali-kali, akhirnya komandan musuh menyetujui untuk membirkan wanita dan anak-anak membawa barang paling berharga yang dimilikinya dengan syarat bahwa barang tersebut harus mereka bawa sendiri.

Pada hari yang telah ditentukan, komandan tentara musuh dan anak buahnya tercengang dan terkejut. Ternyata para wanita mulai berbaris ke luar benteng dengan mengendong suami mereka di punggungya masing-masing.~Legenda benteng kota Weinsberg~

10 Hal Yang Tak terbeli Oleh Uang
1. Waktu

Uang tidak akan bisa mengembalikan waktu yang telah berlalu. Setelah hari berganti, maka waktu 24jam tersebut akan hilang dan tidak akan mukin akan kembali lagi. Karena itu gunakan setiap kesempatan yang ada untuk menyatakan perhatian dan kasih sayang anda kepada orang yang sangat anda sayang dan anda cintai, sebelum waktu itu berlalu dan anda menyesalinya.

2. Kebahagiaan

Memang kedengarannya aneh, Tetapi inilah kenyataannya. Uang memang bisa membuat anda merasa senang karena anda bisa membiayai liburan mewah, memberi laptop dengan fasilitas yang sangat modern, atau modifikasi mobil balap. Tapi uang tidak bisa menghadirkan secercah kebahagiaan dari dalam lubuk hati kita.

3. Kebahagiaan Anak

Untuk membelikan makan dan pakaian yang bagus – bagus untuk anak tercinta memang membutuhkan uang. Tapi anda tidak bisa menggunakan uang untuk memberi rasa aman, tanggung jawab, sikap yang baik serta kepandaian pada anak anda. Hal ini merupakan buah dari waktu dan perhatian yang anda curahkan untuk mereka dan hal – hal baik yang anda ajarkan. Uang memang membantu kita memenuhi aspek pengasuhan, tapi waktu telah membuktikan bahwa kebutuhan dasar tiap anak adalah berapa banyak waktu yang diberikan orangtuanya, bukan orangnya.

4. Cinta

Cinta tidak bisa dibeli dengan uang, akuilah hal ini benar. Memang dengan uang kita bisa membuat orang tertarik, tapi cinta berasal dari rasa saling menghargai, perhatian, berbagi pengalaman dan kesempatan untuk berkembang bersama. Itu sebabnya banyak pasangan yang menikah karena uang, tak bertahan lama.

5. Penerimaan / Persahabatan

Untuk diterima oleh lingkungan pergaulan, Anda tak butuh uang. Bila Anda ingin diterima, fokuskan energi Anda untuk membuat diri Anda berharga bagi lingkungan sekitar dengan menjadi teman dalam suka dan duka.

6. Kesehatan

Kita butuh uang untuk mengongkosi biaya perawatan dan membeli obat, tapi uang tak bisa menggantikan kesehatan yang hilang. Itu sebabnya pepatah lebih baik mencegah daripada mengobati sebaiknya kita terapkan. Mulailah berolahraga, berhenti merokok, dan banyak hal lain yang pasti sudah Anda tahu.

7. Kesuksesan

Beberapa orang memang ada yang mencapai kesuksesan dengan menyuap, tapi ini adalah pengecualian. Kesuksesan hanya berasal dari kerja keras, kemauan, dan sedikit kemujuran. Ada aspek kecil dari usaha menuju sukses yang bisa didapatkan dengan uang, misalnya mengikuti pelatihan atau membeli peralatan, tapi sukses lebih banyak berasal dari usaha yang Anda lakukan sendiri.

8. Bakat

Kita dilahirkan dengan bakat tertentu. Dengan uang, yang bisa kita lakukan adalah mengasah bakat tersebut, misalnya belajar musik. Namun para ahli mengatakan, untuk menjadi ahli di bidangnya, kita membutuhkan bakat.

9. Sikap yang baik

Banyak orang yang kaya raya tapi sikapnya kasar dan ucapannya sinis. Tak sedikit orang sederhana yang tutur katanya sopan dan menunjukkan rasa hormat pada orang lain. Jadi, jumlah uang yang dimiliki bukan penentu sikap atau manner seseorang.

10. Kedamaian

Bila uang bisa membeli kedamaian, barangkali kita tak lagi mendengar tentang perang. Justru yang sering terjadi sebaliknya, uang lah yang menjadi sumber pertikaian dan permusuhan.

11. Surga

Apabila surga bisa dibeli dengan uang, maka orang akan berlomba-lomba berbuat dosa dan maksiat

Money can buy a house, but not a home.
Money can buy a bed, but not sleep.
Money can buy a clock, but not time.
Money can buy a book, but not knowledge.
Money can buy food, but not an appetite.
Money can buy position, but not respect.
Money can buy blood, but not life.
Money can buy medicine, but not health.
Money can buy sex, but not love.
Money can buy insurance, but not safety.

bukan berarti uang itu tidak diperlukan.
tapi ingatlah, uang bukanlah segalanya. Ada banyak sekali hal lain yang lebih
berharga dari sekedar uang.

 

salam admin

andy2dsd